Wajib Tahu!! Inilah Ciri Ciri Wanita Yang Tidak Subur

Ciri ciri wanita yang tidak subur,- Pada wanita yang usianya belum sampai 34 tahun, maka secara normal kemungkinan kesuburannya adalah 90%. Dengan catatan, bukan pengguna obat terlarang atau peminum alkohol. Pada wanita, ketidak suburan bisa disebabkan oleh disfungsi hormon, tersumbatnya saluran telur, endometriosis, kista, atau kualitas dan pergerakan sperma yang kurang baik.

Ciri Ciri Wanita Yang Tidak SuburSetidaknya 40% faktor ketidak suburan disebabkan oleh wanita sedangkan 40% lainoleh sebab pria, dan sisa 20% karena keduanya.  Setidaknya ada 90 juta pasangan di dunia ini yang sedang berusaha untuk memiliki anak. Sangat penting mengetahui kapan dan bagaimana ciri-ciri wanita yang sedang mengalami masa subur. Pada waktu ovulasi atau mengalami masa subur, waktu itulah sepasang suami istri mempunyai kemungkinan terbaik untuk cepat hamil dan mempunyai anak. Bagi pasangan suami-istri yang sedang mencari cara untuk cepat hamil atau sedang menjalankan program kehamilan, sangat disarankan untuk melakukan hubungan intim ketika wanita sedang dalam masa subur tersebut.

Hindari berhubungan intim 2-3 hari menjelang masa subur, agar sperma tetap berkualitas prima, karena proses pembentukan sperma sampai matang memerlukan waktu 3 hari. Sekarang saya akan membahas bagaimana melihat ciri-ciri wanita mandul sejak dini, berikut ini adalah beberapa tanda-tanda yang bisa Anda lihat ataupun anda waspadai untuk mengetahui tingkat  kesuburan seorang wanita.

Inilah Ciri Ciri Wanita Yang Tidak Subur

  1. Siklus Menstruasi
    Siklus menstruasi merupakan sebuah pertanda jika proses ovulasi sedang terjadi dan juga menandakan mengenai bahwa hormon bisa bekerja secara normal. Tidak heran jika banyak dokter yang menyarankan agar hubungan intim sebaiknya dilakukan selama masa ovulasi ini, karena peluang untuk terjaidnya kehamilan sangat besar. Namun sayangnya, tidak semua wanita paham mengenai waktu ovulasi. Ovulasi merupakan sebuah tanda awal yang bisa Anda jadika acuan mengenai subur tidaknya seorang wanita. Jika seorang wanita mengalami masalah dengan siklus menstruasinya, maka besar kemungkinan ia mengalami ketidak suburan.
  2. Alat Kontrasepsi
    Apabila seorang wanita mengikuti program KB secara aktif lalu berhenti dikarenakan merencanakan kehamilan, maka dibutuhkan waktu sekitar satu tahun agar kondisinya bisa pulih. Kondisi ini sendiri sangat tergantung pada setiap individu, bahkan pada beberapa kasus membutuhkan waktu yang lebih lama. Tubuh membutuhkan waktu agar bisa mengatur siklus haid dan juga ovulasi. Sekalipun siklus haid sudah normal, proses ovulasi belum tentu menjadi normal juga. Namun beruntung, hingga kini belum ada indikasi bahwa penggunaan alat kontrasepsi bisa menimbulkan kemandulan.
  3. Berat Badan Tidak Normal
    Meskipun wanita yang sangat gemuk ataupun terlalu kurus masih memiliki peluang untuk hamil, namun hal ini bisa mengurangi peluang kehamilannya. Perlu dipahami bahwa agar ovulasi bisa berjalan secara optimal, maka dibutuhkan hormon-hormon yang bekerja secara baik. Namun sayangnya, saat tubuh memiliki bobot yang berlebih atau sangat kurang, maka kinerja dari hormon tidak bisa normal. Untuk tingkat yang ekstrim, ovulasi bahkan bisa berhenti.
  4. Penyakit Menular Seksual
    Ciri ciri wanita mandul selanjutnya adalah mereka yang memiliki penyakit menular seksual seperti Gonore dan Klamidia. Penyakit seperti Gonore dan Klamidia menyebar hingga ke organ reproduksi yang nantinya menimbulkan jaringan parut pada area ovarium dan tuba fallopi sehingga mencegah terjadinya ovulasi. Melakukan hubungan intim dengan para penderita penyakit ini sangat berpotensi untuk menimbulkan kemandulan.
  5. Stres
    Stres termasuk faktor yang sangat besar sehingga wanita sulit mengalami kehamilan. Namun sayangnya, stres sangat tidak bisa dipisahkan dari wanita, terutama bagi mereka yang hidup di kota besar. Ketika seorang wanita menjalani hari-harinya dengan stres, maka ia akan menghasilkan hormon kortisol dan prolaktin yang terbukti bisa mengganggu atau menghentikan ovulasi. Apabila hal ini terus terjadi, maka sistem imun tubuh menurun dan menguras banyak energi.Kondisi seperti ini kemudian bisa mencegah terjadinya pelepasan energi, termasuk mempersulit terjadinya kehamilan. Secara sederhana, wanita yang memiliki siklus menstruasi tidak normal, sedang mengikuti kontrasepsi hormonal, memiliki berat badan yang tidak normal, hidup dengan stres, serta memiliki kebiasaan merokok, maka besar kemungkinan wanita tersebut mengalami kemandulan. Selain itu, perlu dipahami bahwa masalah kesuburan tidak hanya menyangkut wanita atau isteri saja, namun juga pada sang suami. Oleh karena itu, pemeriksaan kesuburan wajib dilakukan oleh kedua pihak.
  6. Merokok
    Berdasarkan data yang akurat, wanita yang tidak merokok memiliki peluang untuk hamil lebih besar daripada mereka wanita yang merokok. Bahkan ada sekitar 43% wanita perokok berat yang mengalami penurunan fungsi kesuburan. Statistik inipun akan semakin meningkat apabila sang suami juga merokok. Hal ini dikarenakan kandungan bahan kimia di dalam rokok yang bisa merusak sel telur sehingga menimbulkan ovulasi secara sporadis. Selain menurunkan potensi kehamilan, kebiasaan ini juga bisa meningkatkan potensi keguguran.

Nah ciri-ciri diatas menunjukan bahwa jika seorang wanita tidak merokok, tidak menggunakan alat kontrasevsi dalam jangka panjang tidak mengalami stress, berat badan normal, tidak mengidap penyakit menular dan siklus Haid lancar, maka bisa dipastikan wanita ini tidak mandul atau dalam kondisi subur, namun sebaliknya jika semua ciri diatas terganggu, maka wanita ini punya kelainan dan bisa juga mempunyai kemandulan, semoga artikel ini bermanfaat.

Vig Power Capsule:

karakteristik wanita tidak subur,ciri ciri wanita tidak subur,ciri wanita subur,ciiri ciri wanita tidak subur,ciri wanita sudah tidak sub,ciri2 wanita kurang subur,mengetahui wanita kurang subur,tanda tanda wanita mandul saat berhubungan intim,tanda wanita kurang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *