Penyebab Penyakit Kista Pada Wanita yang Belum Menikah

Penyebab penyakit kista rahimPenyebab penyakit kista pada wanita yang belum menikah,- Kita pasti sudah mengetahui bahwa penyakit kista merupakan salah satu penyakit yang ditakuti oleh kaum perempuan. Biasanya yang sering kita dengar selama ini adalah kista ovarium. Tidak hanya diderita oleh wanita yang sudah menikah bahkan yang masih gadis sekalipun bisa menderita kista. Ketakutan yang sering timbul yaitu bayangan penyakitnya memburuk menjadi kanker, atau ketakutan tidak akan bisa memperoleh anak bagi yang masih gadis. Kista tidak hanya menyerang sistem reproduksi wanita, tetapi kista bisa menyerang pada anggota tubuh yang lain. Dengan mendapatkan pengetahuan tentang kista, dapat menjadikan kita para wanita lebih bisa menjaga diri.

Kista adalah kantong berisi cairan baik itu cairan kental, nanah, udara atau bahan lainnya, bisa tumbuh di mana saja dan jenis kista bermacam-macam. Ada yang berbentuk kistik dan ada pula yang berbentuk anggur. Kista yang sering diderita kaum perempuan adalah yang menyerang organ reproduksi, dan biasanya tergolong dalam tumor jinak. Kista yang berada di dalam atau permukaan ovarium (indung telur) disebut kista ovarium atau tumor ovarium. Tetapi kista tidak hanya tumbuh di ovarium saja tetapi bisa juga di vagina dan daerah vulva (bagian luar alat kelamin wanita). Kista yang tumbuh di daerah vagina, antara lain inklusi, ductus gartner, dan adenosis. Sedangkan kista yang tumbuh di daerah vulva, antara lain pada kelenjar bartholini, kelenjar sebasea, serta inklusi epidermal.

Penyebab Penyakit Kista Pada Wanita yang Belum Menikah

Penyebab penyakit kista rahim diantaranya adalah kegagalan folikel (kantong telur) berovulasi. Dalam siklus reproduksi wanita, satu kantong telur dalam indung telur akan mengalami ovulasi pada setiap bulannya.

Folikel yang telah kehilangan sel telur secara normal akan mengalami degenerasi dan hilang diserap oleh tubuh. Namun terkadang saat folikel mengeluarkan indung telur mengalami kegagalan. Jika sering mengalami hal ini dan berlangsung dalam jangka waktu yang lama, kantong telur yang gagal berovulasi dapat tumbuh menjadi kista. Lebih luas lagi penyebab penyakit kista di rahim dipengaruhi oleh beberapa factor. Pertama factor keturunan, jika nenek atau ibu pengidap penyakit kista, maka bibit kista juga dapat berkembang pada seorang wanita.

Kedua siklus menstruasi yang tidak teratur dan terjadinya ketidakseimbangan hormon. Ketiga disebabkan terjadinya peningkatan distribusi lemak pada bagian atas tubuh.

Penyebab kista rahim selanjutnya adalah terjadinya menstruasi pada usia muda yaitu 11 tahun kebawah. Orang ini akan rentan mengalami kista. Penyebab keempat adalah infertilitas, yaitu kegagalan untuk hamil pada pasangan suami istri setelah mengalami masa hubungan suami istri diatas satu tahun dengan intensitas 2-3 kali dalam seminggu tanpa alat kontrasepsi.

Ciri ciri orang terkena penyakit kista

  • Keluhan nyeri ketiak menjelang atau dalam masa haid, beberapa penderita bahkan ada yang bisa sampai pingsan karena tidak tahan saking sakit nya menahan
  • Nyeri perut pada bagian bawah
  • Haid yang sangat banyak atau justru terlalu sedikit
  • Sering merasa ingin buang air besar / kecil karena jaringan kista terus membesar semakin menekan kandung kemih sehingga tidak dapat menampung banyak air seni
  • Pada keadaan lanjut dapat teraba benjolan di daerah perut
  • Perubahan pola haid, misalnya terlambat haid atau pendarahan di antaranya periode haid
  • Pendarahan vagina yang hebat dan tidak teratur
  • Nyeri perut hebat di sertai mual dan muntah
  • Pembesaran perut akibat beberapa jenis kista yang cenderung tubuh makin besar
  • Rasa sakit seperti di gigit semut di bagian bawah perut kiri dan kanan secara bergantian
  • Keluhan sakit pada pinggang belakang
  • Sakit saat berhubungan seks atau intim
  • Jika kista pecah misalnya saat berhubungan seksual penderita akan merasa nyeri bertambah bila melakukan aktivitas fisik

Incoming search terms:

  • penyakit kista pada wanita yang belum menikah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *