Inilah 8 Tanda Tanda Penyakit Ginjal Yang Harus Diwaspadai

Tanda Tanda Penyakit Ginjal – Ginjal adalah Sepasang organ tubuh manusia yang terletak di sisi kiri dan kanan tulang punggung, sedikit di atas pinggang. Ginjal bertugas untuk :

  • membersihkan darah dengan menghilangkan zat yang tidak berfungsi
  • membuang kelebihan cairan dalam tubuh agar mineral2 dalam tubuh menjadi seimbang.
  • mengatur tekanan darah.

Ketika Ginjal mulai rusak, zat-zat buangan yang seharusnya dikeluarkan oleh ginjal ini mulai menumpuk dalam tubuh, menyebabkan pembengkakan di tumit, muntah-muntah, kurang tidur dan nafas menjadi pendek.

Tanda Tanda Penyakit GinjalFungsi Ginjal sangat berperan dalam hal menjaga keseimbangan dalam tubuh. Jika tidak ada ginjal, bisa dipastikan tubuh kita akan penuh dengan racun dan kita akan mati. Secara tidak sadar, kita secara terus menerus memasukkan makanan dengan berbagai macam zat racun ke dalam tubuh. Bayangkan, berapa makanan berpengawet dan mengandung bahan-bahan yang tidak sehat setiap harinya. Apa saja yang Anda minum? Semuanya berpotensi merusak ginjal secara perlahan.

Baca Juga: Penyebab Kanker Payudara

Ginjal memegang peranan yang sangat vital dalam sistem hidup bagi tubuh kita. Anda bisa bayangkan sendiri bagaimana dan apa yang terjadi ketika fungsi ginjal mengalami gangguan atau yang biasa disebut dengan gagal ginjal. Akan ada banyak organ dalam tubuh yang ikut mengalami gangguan pastinya. Racun akan ikut mengalir dalam tubuh dan secara perlahan akan meracuni tubuh Anda. Untuk menjaga kesehatan ginjal, Anda bisa melakukannya dengan terapi gagal ginjal yang telah kami sediakan dalam website ini.

Tanda Tanda Penyakit Ginjal Yang Harus di Waspadai

  1. Buang air kecil lebih sering
    Sering buang air kecil terutama pada malam hari bisa menjadi tanda penyakit ginjal. Ketika filter ginjal rusak, dapat menyebabkan peningkatan dorongan untuk buang air kecil. Sering buang air kecil juga bisa menjadi tanda infeksi saluran kemih atau pembesaran prostat pada pria.
  2. Kencing berdarah
    Ginjal yang sehat adalah ginjal yang bisa menjaga sel-sel darah dalam tubuh ketika menyaring limbah dari darah untuk membuat urin. Namun, ketika ginjal rusak, sel-sel darah ini bisa “bocor” keluar ke dalam urin. Selain tanda penyakit ginjal, kencing berdarah juga dapat menjadi indikasi tumor, batu ginjal, atau infeksi.
  3. Sering lelah dan sulit berkonsentrasi
    Penurunan berat pada fungsi ginjal dapat menyebabkan penumpukan racun dan kotoran dalam darah. Hal ini akan berujung pada melemahnya daya tahan tubuh. Anda akan merasa lebih lelah, lemah, dan sulit berkonsentrasi. Tak hanya itu, penyakit ginjal juga bisa membawa Anda untuk menderita anemia yang juga dapat menyebabkan kelemahan dan kelelahan.
  4. Sering mengalami kesulitan tidur
    Ketika ginjal tidak bekerja dengan benar, racun akan menetap di dalam darah. Hal itu bisa membuat Anda sulit untuk tidur. Penyakit ginjal punya hubungan antara obesitas dan penyakit ginjal kronis, bahkan apnea tidur akan lebih sering terjadi pada orang-orang mengidap penyakit ini.
  5. Urin berbusa
    Gelembung berlebihan dalam urin terutama saat Anda menyiram toilet bisa menunjukkan protein dalam urin. Protein yang umum ditemukan dalam air seni adalah albumin, protein yang sama seperti dalam telur.
  6. kulit kering dan gatal
    Ginjal yang sehat bisa bekerja menghilangkan limbah dan cairan ekstra dari tubuh Anda, membantu membuat sel-sel darah merah, menjaga tulang kuat, dan bekerja untuk mempertahankan jumlah mineral yang tepat dari dalam darah.
    Kulit kering dan gatal dapat menjadi tanda dari penyakit kurangnya mineral. Bila ginjal tidak lagi mampu menjaga keseimbangan yang tepat dari mineral dan nutrisi dalam darah, makan Anda akan mengalami kulit kering.
  7. Bengkak di sekitar mata
    Protein dalam urin merupakan tanda awal bahwa filter ginjal telah rusak yang memungkinkan protein bocor ke dalam urin. Bengkak di sekitar mata Anda bisa diakibatkan karena sejumlah protein dalam urin mengalami kebocoran.
  8. Pergelangan kaki dan kaki bengkak
    Fungsi ginjal dapat menurunkan menyebabkan retensi natrium, menyebabkan pembengkakan di kaki dan pergelangan kaki. Pembengkakan pada ekstremitas bawah juga bisa menjadi tanda penyakit jantung, penyakit hati, dan masalah vena kronis pada kaki.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *